WhatsApp Image 2021-07-26 at 19.16.12

KILAS BALIK ES KRIM, KUDAPAN FAVORIT SEMUA KALANGAN

Oleh

Wahyuni Dwi Apriyani

Siapa yang tidak kenal dengan es krim ? Kudapan dingin dengan rasa manis yang khas disukai hampir seluruh kalangan. Di era sekarang ini, es krim sangat mudah untuk ditemukan dengan berbagai bentuk, jenis ataupun rasa yang beragam. Tapi, tahukah kamu sejak kapan es krim itu ada ?

Sejarah es krim

Melansir dari Ensiklopedia Britannica, es krim sudah ada sejak bertahun-tahun lamanya sekitar abad ke 2 Masehi. Pada saat itu, The Alexander the great (Raja Yunani kuno) menyukai salju dan es berasa dengan madu dan nektar. Dalam sejarah kitab suci disebutkan Raja Salomon mempunyai kebiasaan meminum minuman es selama memanen. Pada era Kerajaan Roma, Nero Claudius Caesar (54-86 sesudah masehi) sering mengirim pesuruhnya pergi ke gunung untuk mengambil salju yang kemudian ditambahkan perasa buah dan madu.

Hidangan penutup es krim ini sudah di perkenalkan ke negara-negara di Eropa dari Benua Asia. Pada abad ke- 13 Marco Polo dilaporkan telah kembali dengan membawa resep atau cara pengolahan es buah dari perjalanannya ke Cina menuju Eropa. Lalu, koki Italia mengembangkan resep dan teknik untuk membuat es air dan es susu. Buontalenti, salah satu juru masak yang dibawa ke Prancis oleh Catherine de Medici, pertama kali menyiapkan suguhan seperti itu untuk istana Prancis.

Perkembangan es krim

Pada tahun 1670, Fransisco Procopio dari Sisilia membuka sebuah toko di Paris dan mulai untuk menjual es dan sherbet (es krim sejenis sorbet, menggunakan tambahan susu rendah lemak) dan menjadi sangat popular. Di tahun 1876 ada sekitar 250 mesin pembuat es krim di Ibu kota Perancis, yakni Paris. Tortoni, salah satu pemilik café  dari Paris pada akhir abad 18, dikenal sebagai sosok yang mengembangkan es krim. Di Amerika Serikat, es krim disajikan oleh George Washington, Thomas Jefferson, dan Dolley Madison.

 Pada tahun 1851 es krim grosir pertama diproduksi di Baltimore. Dengan perkembangan alat pendingin seperti freezer, distribusi es krim secara luas menjadi mudah. Toko es krim berkembang pesat dan lemari es-freezer, menjadi standar alat rumah tangga yang harus di miliki, karena lebih dari setengah dari semua makanan penutup beku dapat dikonsumsi dan disimpan di rumah.

Pada tahun 1874, Philadelphia menjadi pusat pembuatan es krim di Amerika. Sementara untuk es krim cone, berasal dari Pameran Dunia 1904 di St. Louis , Missouri, Amerika Serikat.

Es krim komersial dibuat dengan menggabungkan susu, krim, sirup dan yang lainnya. Bahan-bahan tersebut di panaskan dan di campurkan dengan bahan kering seperti gula, telur  kering atau susu bubuk lalu di pasteurisasi (pemanasan) hingga menyatu. Campuran tersebut dimatangkan selama beberapa jam dalam tong berpendingin, kemudian digabungkan dengan buah, kacang, atau makanan padat lainnya yang dicincang halus. Campuran diaduk saat dibekukan untuk memasukkan udara dan mengontrol ukuran kristal es yang terbentuk. Es krim yang sebagian beku ditarik ke dalam padatan beku, atau “dikeraskan.” Es krim soft-service ditemukan pada tahun 1939; disajikan langsung dari mesin pembekuan tanpa dibiarkan mengeras.

Sumber : Encyclopaedia Britannica